Minggu, 30 September 2012

Dilematis sekolah dan kampus.. ^^v


            
            Sudah berkecamuk cukup lama tentang ini..
Lebih-lebih ketika isu ROHIS sarang teroris.. pernahkah menjadi sebuah dilematis? Itu mungkin saya saja yang merasakan, merasakan harus dimana posisi saya, Dakwah Sekolah yang cukup jarang saya kunjungi akhir-akhir ini di lihat seperti itu.. Dakwah Sekolah yang telah memberikan seluruhnya dan berefek hidupku menjadi lebih hidup itu di kira aneh-aneh.. padahal tak sedikit pun diajarkan untuk menjadi seorang yang pemberontak, begitu halus menyentuh hati.. bahkan ketika aku berusaha kabur dahulu.. dakwah inilah yang menyentuh hati sehingga membuat ku tetap bertahan sampai saat ini.. Pikiranku berkecamuk, mungkinkah ada yang salah akhir-akhir ini disana.. Yaa memang harus di cek, itulah fungsi alumni untuk bagaimana mempertahankan dan tetap menciptakan regenerasi yang tangguh sepeninggalannya disana, masa bakti alumni untuk tetap membina sekolah di sekolah ku 2 tahun, tapi tak tuntas aku laksanakan, keburu di beri titipan oleh kampus.. yang pada awalnya berat sekali, meninggalkan adik2 di sekolah yang sedang benar-benar aku bina, tapi begitulah mungkin yang namanya panggilan dakwah, harus siap di tempatkan dimana pun…
            Namun ini semua menjadi suatu bahan renungan yang cukup dalam, tak usah mempartisi antara sekolah dan kampus semuanya harus dikelola bersama.. Sekolah mencetak semua pemula, cukup sulit dibagian ini.. karena apa?, pembentukan karakter, pola dasar yang harus cukup kuat untuk basic kedepannya.. modal yang cukup penting, karena yang saya pahami ketika mereka masuk kampus pun, itu yang akan memperkuat mereka di tengah keheterogenan kampus, ke kurang stabilan asupan dikampus, karena ketika masuk kampus.. seolah sudah memasuki Pra-masyarakat, yang di perkuat ketika dikampus adalah pandangannya, pandangan berpikirnya harus semakin utuh, menyeluruh, dan lebih berkomitmen minimal pada diri sendiri dan tentunya pada Allah Subhana wata’ala..
            Harus bersinergis, dan perlu adanya pembagian rata tentang SDM, Sekolah butuh alumni untuk tetap menjaga regenerasinya, Kampus pun seperti itu masih perlu beberapa alumninya untuk tetap memperkuat dan meperkokoh di segala sector..
Jadi mungkin tak ada alasan apapun, tinggal memilih, dimana kah sekolah atau kampus..
Di sekolah berkutat dengan pembinaan yang intens, dikampus harus diperkuat dengann pandangan yang utuh untuk memahami sektor-sektor yang ada disana..
Tagline sekolah “Bekerja untuk perubahan Besar”
Kampus lebih ke FUTUH..
Dilematisnya adalah.. semua alumni DS ditarik semua ke kampus, sekolah tinggal beberapa orang, kadang habis..
Tetapi ketika seseorang tersebut di kampus, susah payah mencari agar tetap terjaga, yang jadi pertanyaan sampai sekarang adalah alumni kampus pada kemana.. adik2nya luntang-lantung ga di bina dengan dalih sudah tidak di kampus lah atau apa lah… *bagian ini saya belum temukan jawabannya..
Sekolah selalu saja tarik-tarikan untuk tidak memberikan kadernya ke kampus karena apa, sudah tau.. klo di kekampusin, ga dijaga malah lepas, karena terlalu beratnya amanah tidak sesuai dengan penjagaannya..
Udah susah-susah dibina disekolah, dikampus malah dipilah pilih sama anaknya kader, yang berpotensi tidak terbina dengan baik, akhirnya balik ke sekolah ogah di kampus.. PR besar buat kampus..
Aku masih tersentuh dengan kesahajaan sekolah menerima kapan pun dansama siapapun..
*dilematis.. ingin kembali ke sekolah.. selalu saja di cegah dengan berbagai alasan.. padahal yang kulakukan masih dalam koridor yang sama, dakwah.. tapi aku ingin cara yang beda.. membina adik-adik yang kuat dan siap guna sejak dini.. itu ingin ku lakukan di dakwah sekolah, apakah tahun ini berhasil kembali/kah seperti apa?
*kita liat nanti..
*to be continued*

Sabtu, 15 September 2012

Posisi duduk masbuk : Tawarruk/Iftyrasi

Ketika imam duduk tahiyat akhir sebelum salam, apakah posisi duduk seorang masbuk seperti posisi duduk tahiyat awal ataukah tetap mengikuti posisi duduk imam?

Shalat, ditinjau dari jumlah rakaatnya, terbagi dua:

Pertama: shalat dua rakaat, seperti shalat Shubuh, rawatib, dan lain-lain. Cara duduk shalat seperti ini adalah duduk iftirasy, yakni seperti duduk tasyahud awal dalam shalat yang lebih dari dua rakaat, atau seperti duduk antara dua sujud: kaki kanan ditegakkan dan pantat duduk di atas kaki kiri. Ada dua hadits yang menjelaskan hal tersebut:

  1. Hadits Abdullah bin Zubair bahwa beliau berkata,
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ  إِذَا جَلَسَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ افْتَرَشَ اليُسْرَى وَنَصَبَ اليُمْنَى وَوَضَعَ إِبْهَامَهُ عَلَى الْوُسْطَى وَأَشَارَ بِالسَّبَابَةِ وَوَضَعَ كَفَّهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى وَأَلْقَمَ كَفَّهُ الْيُسْرَى رُكْبَتَهُ
“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila duduk dalam dua rakaat, menghamparkan (kaki) kirinya dan menegakkan (kaki) kanannya, meletakkan ibu jari (tangan kanan)nya di atas jari tengah dan berisyarat dengan telunjuk (tangan kanan)nya, serta meletakkan telapak tangan kirinya di atas paha kirinya, sedang telapak tangan kirinya menggenggam (lutut)nya.”[1]
  1. Hadits Wâ`il bin Hujr:
وَإِذَا جَلَسَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ أَضْجَعَ الْيُسْرَى وَنَصَبَ الْيُمْنَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَنَصَبَ أُصْبَعَهُ لِلدَّعَاءِ وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى
“Dan apabila duduk dalam dua rakaat, beliau membaringkan kaki kirinya dan menegakkan kaki kanannya, meletakkan tangan kanannya di atas paha kanannya, serta menegakkan jari (tangan kanan)nya untuk doa dan meletakkan tangan kirinya di atas paha kirinya ….”[2]

Kedua: shalat yang lebih dari dua rakaat, seperti shalat Maghrib, Isya, Zhuhur, dan Ashar. Shalat seperti ini mempunyai dua tasyahud: tasyahud awal dan tasyahud akhir. Oleh karena itu, seorang makmum duduk secara iftirasy pada tasyahud awal, sedang, pada tasyahud akhir, duduk secara tawarruk, yaitu menegakkan kaki kanan dan memasukkan kaki kiri di bawah paha dan betis kanan, sedang pantat sebelah kiri bersentuhan langsung dengan tempat duduk.

Hal ini berdasarkan hadits Abu Humaid As-Sâ’idy bahwa beliau menceritakan sifat shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di hadapan sepuluh orang shahabat, dan mereka membenarkan hal itu. Abu Humaid berkata,
فَإِذَا جَلَسَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ جَلَسَ عَلَى رِجْلِهِ الْيُسْرَى وَنَصَبَ الْيُمْنَى وَإِذَا جَلَسَ فِي الرَّكْعَةِ الْآخِرَةِ قَدَّمَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَنَصَبَ الأُ خْرَى وَقَعَدَ عَلَى مَقْعَدَتِهِ
“Dan apabila duduk pada dua rakaat, beliau duduk di atas kaki kirinya dan menegakkan (kaki) kanan. Sedang, apabila duduk pada rakaat terakhir, beliau memajukan kaki kirinya dan menegakkan kaki yang lain, serta beliau duduk di atas tempat duduknya.”[3]
Rincian di atas merupakan pendapat Imam Ahmad[4], juga merupakan pendapat Ats-Tsaury, Ishaq, dan Ashhab Ar-Ra’yi.
Oleh karena itu, kalau seorang makmum masbuk pada shalat dua rakaat, duduknya tiada lain kecuali duduk iftirasy, demikian pula bila masbuk pada shalat yang tiga atau empat rakaat. Hal tersebut karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya mencontohkan duduk tawwaruk hanya pada raka’at terakhir saja. Sementara itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,
صَلُّوْا كَمَا رَأَيْتُمُوْنِيْ أُصَلِّيْ
“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku mengerjakan shalat.”[5]
Saya pernah mendengar Syaikhunâ Al-‘Allâmah Al-Muhaddits dari negeri Yaman, Syaikh Muqbil bin Hâdy Al-Wâdi’iy rahimahullâh, berkata, “Ada sebagian orang berpendapat bahwa, kalau seseorang masbuk dua rakaat, kemudian mendapati imam duduk tasyahud terakhir, ia duduk tawarruk seperti cara duduk imam dengan dalil hadits Abu Hurairah riwayat Al-Bukhâry-Muslim,
إِنَّمَا جُعِلَ الإِْ مَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ
“Sesungguhnya imam itu dijadikan untuk diikuti.”
Lalu, beliau berkata, “Tetapi, yang nampak bagi saya adalah bahwa si masbuk ini tetap duduk iftirasy.”
Juga guru kami, Syaikh ‘Ubaid Al-Jâbiry hafizhahullâh, dalam salah satu jawaban beliau yang pernah kami dengarkan, menfatwakan bahwa makmum hanya duduk iftirasy, walaupun imam berada pada rakaat terakhir. Adapun hadits “Sesungguhnya imam itu dijadikan untuk diikuti,” ini berlaku untuk mengikuti imam dalam hal yang zhahir. Hal zhahir yang dimaksud di sini adalah bahwa, bila Sang Imam duduk, makmum juga harus duduk bersama imam. Adapun cara duduk imam (iftirasy atau tawarruk) tidaklah tercakup ke dalam lingkup hadits.
Semoga tulisan ini ada manfaatnya. Wal ‘Ilmu ‘Indallah.


[1] Dikeluarkan oleh Ibnu Hibbân -sebagaimana dalam Al-Ihsân 5/370 no. 1943- dengan sanad yang hasan.
[2] Dikeluarkan oleh An-Nasâ`iy 2/586-587 no. 1158 dengan sanad yang shahih.
[3] Dikeluarkan oleh Al-Bukhâry no. 794.
[4] Sebagaimana dalam Masâ`il Ibnu Hâny hal. 79, Al-Mughny 21/218, dan Majmû’3/430.
[5] Hadits Mâlik bin Al-Huwairiz riwayat Al-Bukhâry no. 605.

Selasa, 14 Agustus 2012

siapakah?

Bismillah..

Fitrahnya manusia memang memikirkan pasangan,
maaf postingan ini bukan edisi 'GALAU'..
sedang mengamati realitas saat ini yang kebanyakan sedang beramai-ramai..

yah,Allah hanya memberi kita satu hati karena Allah telah menciptakan pasangannya di tempat lain yang suatu saat akan bergabung,dengan hati kita..

Kita hanya bertugas menjaga hati kita agar tetap suci cintanya.. yah fokusnya cinta sama Allah..
Ketika cinta Allah sudah kita dapatkan, cinta makhlukNya pasti akan megikuti..

jodoh sudah Allah siapkan, kapan dan siapanya..
jadi tidak usah resah takut ga dapet jodoh..

tugas kita sekarang adalah memperbaiki diri...
menambah pengetahuan tentang semua aspek kehidupan dan belajar lebih dewasa..

yah,
saya pun waniti pasti selalu bertanya?siapakah dia yang akan menemani perjuangan hidup ini, yang akan sama-sama berjuang untuk agama ini dan bangsa ini?

itu mungkin yang terjadi pada resahnya seorang wanita..
hal itu wajar sekali..

terlebih mungkin para wanita yang belum pernah atau berprinsip NO PACARAN...
tapi kebanyakan para akhwat (sebutan untuk wanita muslimah) ingin langsung menikah..

karena hal yang sangat membahagiakan sekali jika semua itu di proses dengan cara yang syar'i..

Allah pun sudah mencantumkannya dalam al-qur'an..

.."wanita yang baik untuk laki-laki yang baik, begitupun sebaliknya.."
so,perbaiki diri dulu aja sekarang mah..

belajar islam yang lebih dalam persiapkan semuanya dengan baik, agar kelak saat hadir waktunya.. kau sudah siap dengan semua yang kau persiapkan..

allahua'lam..

#sedang sama-sama belajar 

Minggu, 12 Agustus 2012

nano-nano#part2

sambil nunggu saat berbuka sempet2nya nulis...
ukhuwah


mengulang cerita ttg suatu perkumpulan, yang digawangi berbagai macam karakter..
hari itu harusnya yang melaksanakan adalah adik2, tapi karena mereka sedang sibuk dalam suatu acara jadilah mereka yang menghandle kegiatan sore itu..
kegiatan sore yang cukup mengundang byk orang,

kronologis seperti ini, 3 akhwat berkumpul disalah satu kamar..lalu berbincang tentang menu makanan, terus celetuk lah, 
"kan lagi pada mahal ya?" (akhwat 1)
buat makan besok apaa?

"waduh jadi khwatir sama seperti tahun kemarin.." (akhwat 2)

"eh..eh.. itu ***** lho.. udah ada yang usut kasusnya lho" (akhwat 3)
 
akhwat 1&2 cuma bisa bilang
"oia???"

terus gimana?

"ya mudah2an aja bukan yang sama"
semua meng-aamiin-in..


keesokan harinya, bertemu orang yang bertanggung jawab untuk sore hari nanti,

akhwat 1 : gimana persiapannya?

akhwat 4 : udah koq teh udah di pesen,

akhwat 2 : pesen apa &dimana?

akhwat 4 : sebut merek xxx

akhwat 1&2 : what ?%#@!

akhwat 1&2 mulai panik,

akhwat 2 : ya udah gpp lah, mudah2an ga apa2..

akhwat 1 : jangan atuh lah, mending kita rugi aja gpp..
yuk ganti,

saat itu sedang ada acara juga di kampus, ni akhwat 1 bener2 genisah bgt..

dan pada akhirnya mengajak akhwat 2 dan akhwat 5 buat pesen yang baru,..
perbandingan yang di pesen baru sama yang udah di pesen jauh bgt, jadi membuat yakin mereka..
"ya udah gpp, yang terbaik.."

masalah belum beres di situ..
ternyata mereka ketinggalan kunci kosan tempat dimana acara nanti sore..

langsung bergegas, menelpon ikhwan yang masih ada di tempat acara hari itu untuk meminta kunci pada akhwat pemilik kostan yang masih ada disana..

singkat cerita mereka menunggu ikhwan tersebut menyerahkan kuncinya.. namun tak kunjung datang,
di tempat menunggu itu, ikhwan 2 datang,
"eh, ada yang bisa saya bantu ga?" (ikhwan 2)

3 akhwat ini kalo liat ikhwan ini bawaannya sensi tingkat dewa..

sampai2 akhwat 1 cekcok dengan ikhwan 2 ini,
ngatain serpihan debu lah..dan lain-lain..

tak lama kemudian ikhwan 1 datang..
lalu, 3 akhwat itu pun beranjak..

ada satu ide dari akhwat 5,

"gimana kalo yang ngambil pesenan ikhwan aja.."
dan itu di sepakati..
akhwat 1&2 lalu berbicara sama ikhwan 1..

"nanti yang ngambil pesenan antum yah, tapi salah satu menu dipisahain yah.."
ikhwan 1 penasaran, "emang knpa?"

itu *****..
oia?

iya udah ada yg neliti..
ikhwan 1 pun mengangguk dan mengiyakan..
"ya udah atuh.."

..................................................................................................................

Sore menjelang,kehebohan tidak berhenti di situ,..
mereka lupa menyiapkan alas duduk, no karpet..
akhirnya, menelpon ikhwan 2 buat meminjam karpet..
ikhwan 2 mangguk-mangguk aja.. pertanda ok setuju..

acara sudah mau di mulai itu ikhwan 2 tidak kunjung datang membawa karpet,
tidak lama kemudian ia datang..
dan tau apa?dia tidak membawa karpet yang di minta..

akhwat 2 menunjukan wajah murka (hha lebay)
akhirnya itu ikhwan kembali ke tempat asal dia untuk mengambil karpet..

menunggu ikhwan 2 menggambil karpet acara tetap berjalan..

ikhwan 1 yang membawa pesenan makanan, akhirnya datang..
dan para akhwat sibuk mengganti menu yang telah di pesan..

ikhwan 1 menghampiri akhwat 2 
"kalian lebay amat.. belum tentu juga kali.."

akhwat 2 langsung, meng-cut..
"aduh2 jangan dulu dibahas.. genting nih.."

semua kembali pada tugas masing-masing..
akhwat yang mengganti menu,

ada yang berkomentar...
"eh,wajar tau kalau ukurannya segini mah..
kayanya bukan deh.."

akhwat 1 " yah...."

semua tertawa geli..

"ya udah.. ga apa2"

semuanya kembali fokus untuk menyediakan para tamu..

semua sudah tertata..

Oh,iya..
 yang diminta bawa karpet.. belum kunjung datang,
karena para tamu sudah sangat menunggu hidangan..

akhirnya di bagikan juga,

di tengah-tengah menyantap hidangan, yang bawa karpet akhirnya datang..
dengan muka lusuh, aduh watir lah liatnya juga.. hha..

acara tetap berlangsung dengan lancar riang dan gembira..

 menjelang di akhir acara.. diadakan sharing2..

dimulai siapa yang mau duluan..

lalu akhwat 4 mengangkat tangan,
dikira bener-bener serius mau sharing apa?

eh...
malah nagih uang makan..
#GUBRAK (akhwat1&2,bilang gak pernah ngajarin kaya gitu..) :D

singkat cerita acara pun segera diakhiri karena sudah lumayan malem..
maklum di daerah situ berlaku jam malem untuk akhwat,

tapi para akhwat masih ketar-ketir tuh menu yang di ganti mau di kemanain?

akhwat 2 berinisiatif.. kasih ikhwan aja lah,
atau pake buat makan pagi aja..

akhwat 1 galau, seperti julukannya..
"gimana atuh ya.."

akhwat 2 membujuk ikhwan 1&2 untuk membawa menu yang diganti tadi untuk di bagikan pada temannya..

akhirnya tuh 2 ikhwan mau... alhamdulillah..

kontroversi masih berlanjut hampir satu minggu tentang menu makanan itu yang di duga *****

malah ada yang semakin mempertegas, udah masuk TV koq..
semakin panik, terutama akhwat 1, karena dia sendiri yang ikut memakan menu tersebut..

cerita kocak,selepas mereka pergi diasingkan ke suatu daerah..
ketemmu, eh peristiwanya begitu..

ntah lah antara mengatakan astagfirullahaladzim/alhamdulillah..

intinya di syukuri dulu..
ikatan ukhuwan menjelang 4 tahun.. terjalin dengan baik..


hikmahnya..
1.tingkatkan husnudzon 
2.saling percaya dan saling membantu..
3.saling menguatkan


ikatan yang kuat




Rabu, 08 Agustus 2012

titik titik dihati...

penuh tawa dan air mata minggu ini..
menguras emosi,menguras ruhiyah..

ya.. Ramadhan, sebentar lagi..
selalu saja merasa ada yang kurang,

terkoyak lagi..
astagfirullah..

roda kehidupan selalu berputar dari bawah ke atas..begitupun sebaliknya,
selalu ada saja yang membuat hati ini harus bernafas panjang..

saatnya syukur..syukur..
tak peduli pendapat orang tentang kita,
tak peduli lagi akan semua perkataan mereka untuk kita,

aku hanya berfokus pada Rabb ku,

semuanya fluktuatif..
naik turun..
tak stabil..

naluriahnya, ingin sekali ngebanting pintu dengan keras..
lalu nangis mendekam dalam bantal sekenceng-kencengnya..

maaf pada pembaca yang merasa dengan postingan yang ini,
lupakan saj jika tidak bermanfaat..

pikiran terus berkecamuk, bercabang dengan semua keadaan..
itulah manusia, hidup karena pasti ada masalah..

yah itulah..itulah hidup..

kuharap pelangi itu segera muncul diantara sinar dan percikan air hujan yang membasahi hidup ini..

ku ingin menjadi yang bermanfaat buat sekitarnya,
kuingin menyalakan lilin disaat yang lain mengutuk kegelapan..
kuingin menjadi lebah yang selalu memberikan yang terbaik..

diri ini tak pernah sempurna dan tidak akan pernah..
hanya mencoba dan mencoba memberikan yang terbaik sesuai yang aku sanggupi..
semuanya tentu atas izin Allah..

Jumat, 27 Juli 2012

tergesa-gesa

tergesa-gesa aku ingin menuliskan semuanya..
yah semuanya,tapi aku pun tak tau harus ku namakan apa semua ini..

yang semuanya tidak ada yang kebetulan,
sudah Allah rencanakan..
mengapa aku begitu suka melihat orang lain bahagia, meski terkadang perih buat ku..
senang melihat goresan senyumnya, dengan cerita-cerita kebaikan mereka..
Rabbi..
inikah ukhuwah..?
sepeti yang dikatakan ust.salim A fillah,

ukhuwah muncul karena ada masalah yang melatar belakanginya..
oh sungguh manis itu baru bisa kita reguk, setelah semua itu..

yah aku pun terlalu tergesa-gesa dan lebih cepat menyimpulkan sesuatu..
menyimpulkan semua tentang kita kawan,

aku tak mengerti, dengan rasa gelisah jika kataku menyakiti kalian..
ingin segera ku selesaikan hari itu juga,ingin segera ku dekap dirimu dan berkata MAAF..

kelegaan yang begitu luar biasa yang tidak bisa diganti dengan apapun, kelegaan saling memaafkan sangat membuat sesak dalam dada ini plong, tak membuat nafas ini sesak dan rongga dada ini mengembung karena begitu penuhnya keganjalan didalamnya..

Allah menakdirkan pertemuan kita begitu indah, proses yang begitu luar biasa, yang mengajarkan kita untuk lebih saling menerima apa adanya..

akhir-akhir yang ingin aku nikmati bersama kalian..
yah bersama kalian yang begitu aku cintai karena Allah..

ntah aku harus membahasakan apalagi pada kalian..
kalian yang bersedia menasihatiku dikala aku khilaf..

kalian yang tau kehidupan keluargaku..

aku ingin kebersamaan ini bukan untuk saat ini, tapi untuk nanti, esok menjelang tua, dan esok saat penghisaban bahwa kita saling mencintai karena Allah..
hingga kita dikumpulkan dalam jannahNYA..


Di sini kita pernah bertemu
Mencari warna seindah pelangi
Ketika kau menghulurkan tanganmu
Membawaku ke daerah yang baru
Dan hidupku kini ceria
Kini dengarkanlah
Dendangan lagu tanda ikatanku
Kepadamu teman
Agar ikatan ukhuwah kan
Bersimpul padu
Kenangan bersamamu
Takkan ku lupa
Walau badai datang melanda
Walau bercerai jasad dan nyawa

Mengapa kita ditemukan
Dan akhirnya kita dipisahkan
Munkinkah menguji kesetiaan
Kejujuran dan kemanisan iman
Tuhan berikan daku kekuatan
Mungkinkah kita terlupa
Tuhan ada janjinya
Bertemu berpisah kita
Ada rahmat dan kasihnya
Andai ini ujian
Terangilah kamar kesabaran
Pergilah derita hadirlah cahaya


uhibbuki fillah ukhti.. :)

Selasa, 10 Juli 2012

Madrasah Ilmu Pengetahuan Agama

ada yang merasa judulnya aneh?

sama yang nulis juga baru tau,
sore itu di tempat yang ukurannya tidak terlalu besar berkumpul beberapa mahasiswa yang sedang mendengar pemaparan sebuah tim yang akan mengadakan suatu acara,
beberapa elemen terkait pun hadir,baik tim pelaksana maupun pengawas..

pemaparan berjalan santai tapi lumayan serius (keliatan dari mukanya,pada rieut) :p

sesi demi sesi dilalui dalam tiap pembahasannya..

sampai pada suatu pembahasan,
tentang ciri khas "objek" ini apa??

semua melongo ga ada yang tau...

sampai salah seorang terkenal dengan pesantrennya UP

oh...

ditimpalin juga sama salah satu rekan yang lain, sampai dulu tuh di sebutnya
Madrasah Ilmu Pengetahuan Agama

sontak saya pun kaget
what??!!%$#@
sejak kapan?menjelang 4 tahun di sana saya baru tau..

 emang ni tempat kondusif,tenang..
kiri kanan jilbab semua, hijab jangan ditanya mau rapat apapun juga pasti ada jaraknya..
dan tiap dimulainya pasti tilawah n tausiyah (udah standar operasional prosedur)..

tapi jangan samapai kita terlena dengan semua kenyamanan ini,tetap semua harus di perjuangkan,
terjaganya nilai-nilai islam adalah tugas semua penghuninya..

masih ingat dengan analogi Rumah?
rumah itu satu kesatuan
 

apa yang sudah baik pertahankan,
jaga payungnya jangan sampai bocor..
kuatkan fondasinya dengan bahan-bahan yang baik dan berkualitas agar kokoh mengakar tajam tertancap..
perindah dindingnya, dan terangi isinya dengan cahaya ilmu..

yah semua bersinergi..
berkorelasi..
tak ada siapa yang lebih penting dan siapa yang tidak,,
semua akan terlihat bagus dan kokoh karena jika semuanya dapat saling melengkapi..
saling menguatkan..

jangan terlena dengan kenyamanan..

berangkatlah dari zona nyaman mu..
pelajari lagi apa-apa yang belum pernah kau pelajari, terapkan,aplikasikan.. tularkan ilmu itu pada generasi penerus mu..
berikan pula kegelisahan-kegelisahan tentang agama ini tentang bangsa ini pada saudar-saudaramu yang lainagar kau tak merasa sendiri dalam mendirikan bangunan itu..

agar semua dapat merasakan indahnya berjuang bersama..indahnya kebersamaan dalam mewujudkan suatu peradaban yang lebih baik..

ciri-ciri orang yang beriman adalah ia yang selalu memiliki harapan untuk hari esok..

semangat!wahai para pengemban amanah..
harapan itu selalu ada..

Minggu, 08 Juli 2012

Bukan anak Kader ^^

keluarga aktivis

fenomena yang sedang terjadi saat ini  adalah maraknya anak kader,,
anak kader disini adalah anaknya para aktivis,
anak yang ibu bapaknya para aktivis dakwah..

secara tervisualisasi dengan jelas bagaimana tumbuhnya anak kader,
sudah sangat wajar jika memang perkembangannya pesat, karena memang tumbuh dan berkembang ditengah-tengah keluarga yang kondusif dan semua serba dikondisikan,.
terkagum-kagum aku dibuatnya..

diskusi ku berlanjut pada seorang narasumber,
sebenarnya ada juga anak kader yang sebagai ujian dua orang tuanya.. walaupun semua serba dikondisikan, ada juga yang tidak mau, jadi anak kader karena pernah terlontar..
"umi abi syuro mulu, nanti gede ga mau jadi kaya umi atau abi" (salah seorang pengakuan..)

memandang dari sisi yang lain itu bukan salah sistem, tetap itu dikembalikan pada personalnya masing-masing.. bagaimana me managemen keluarga itu sendiri,

back to the topic

senang sekali berteman dengan para anak kader ini,dan terkadang terbersit dalam hati..
 "(seandainya aku bisa,belajar islam seperti mereka dari kecil..dikenalkan dengan al-quran sejak dini,mungkin ketertinggalanku tidak terlalu jauh)"

biasalah itu fitrahnya manusia,iri karena sesuatu yang baik menurutku sah-sah saja.. untuk lebih semangat memperbaiki diri,.

teruntuk sahabat yang ibu bapaknya aktivis,
bersyukurlah,bersykur..karena kau tak usah meminta tentang pentingnya ilmu dan amal, karena tanpa kau sadari ibu bapak mu akan mengajarimu tentang itu semua.. bahkan beruntunglah,karena mereka pasti memiliki keinginan kau lebih baik dari mereka..

untuk kita yang bukan anak kader,
beruntunglah..karena tarbiyah dari Allah langsung kita dikenalkan dengan jalan ini, yah jalan dakwah, dimana kita semua sedang mencoba mendekati Rabb kita..
ambilah dalam setiap fasenya hikmah-hikmah yang begitu mendalam yang pasti ada dalam tiap fasenya untuk kau ceritakan kembali pada anak-cucu mu kelak..

jangan pernah berkecil hati meskipun kau bukan lahir dari keluarga aktivis,tapi kau masih punya kesempatan melahirkan aktivis bahkan mujahid dan mujahidah nya peradaban islam ini..

asal kau tetap tabah dalam menghadapi jalan ini, tetap kuat memikul amanah dakwah yang sejatinya amanah dakwah itu bisa mematahkan tulang punggung kita..

pesanku..
"Dan jangan kau lupakan ibu bapak mu saudara-saudaramu, kenalkan mereka lebih dekat pada ajaran-ajaran islam..
sungguh itu adalah pekerjaan yang sangat mulia,.
tidak akan pernah tertukar walaupun kau bukan berasal dari keluarga yang kondusif, tapi kau masih bisa bertahan dijalan ini, bertahan dan terus bermunajatlah pada Allah.." agar kita dikuatkan, karena janji Allah itu pasti, dan semuanya tidak akan pernah tertukar.."

Selasa, 03 Juli 2012

tempat menempa diri #POKA2

judulnya rada berlebihan mungkin,

maksudnya tempat menempa diri, karena memang semua penghuninya yang ada disana berasal dari tempat yang jauh-jauh dateng ke kota itu untuk meniti jalan, demi masa depan yang lebih baik..

terdiri dari fakultas yang berbeda, tapi kebanyakan anak2 MIPA nih disini.. jurusan yang tukang reaksiin larutan, #ups

karena berasal dari berbagai daerah dan fakultas, tentulah rutinitas pun berbeda sekali,.

tapi bukan berarti dengan rutinitas yang berbeda itu silaturahim putus atau bisa di bilang sendiri-sendiri..
banyak koq hal-hal yang bisa menyatukan kita, kalau dulu peristiwa penyelamatan kucing.. sebenernya kita kumpul itu habis maghrib atau pagi sebelum pada pergi kuliah..

maklum penghuninya pada aktif semua,jadi jarang sekali yang siang udah pulang dari kampus..
sampai suatu ketika ada salah seorang penghuni yang pulangnya lebih cepat ditanya dong...
"koq udah pulang?"

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ibarat rumah itu

back to the topic,
(celingak celinguk, emang topicnya apa yah, hhe)

kemarin salah satu penulis menceritakan tentang kebiasaan kami memesan delivery..
sekarang cerita tentang kebiasaan mereka,

kita mulai dari kebiasaan tiap pagi, penghuni disini termasuk pada rajin..
sekitar jm6an nih, itu udah pada ribut di tempat nyuci, berisik intinya..
karena mereka cerita sambil cekakak cekikik..

sekitar jam setengah 7 an udah pada berebut kamar mandi untuk bersiap pergi ke kampus..
akan berlangsung biasa aja, tapi kalo tuh air ga ngisi toren diatas, air ga ngalir.. yang kita lakukan adalah NIMBA.. yeah nimba,

biaasanya jm 8an udah pada sepi, karena rata-rata udah pada ke kampus..
tapi terkadang ada juga yang rajin beres-beres kosan beres-beresin taneman dll..

karena tadi di bilang ada penghuni yang memang satu aliran eit maksudnya, satu jurusan..
ada satu penghuni yang selalu kena karena lama banget ditungguin..

oia, sebelum itu setiap jm7an kami selalu kehadiran tamu yang terkadang kami diam saja dengan kedatangan beliau..
"neng gorengan neng.. yang diatas yang dibawah ada yang mau jajan..neng gorengan neng nasi kuning neng.. neng alfiii.."
(hafal dong..hhe)

jam 8 sampai sore aktifitasnya pada dikampus semua..

sare menjelang para penghuni satu per satu berdatangan.. berdatangan dengan semua cerita dikampus,,
ada satu kamar yang selalu menjadi tempat kumpul.. kamarnya sebelah gerbang, pasti rame banget,, apalagi sesi cerita..

ada kamar juga yang selalu di jadiin tempat buat ngenet, maklum kostan kami kecipratan sama hotspotnya TISERA JATOS..

dan ada juga kamar yang suka dijadiin tempat kumpul buat makan..

cerita ini ada hubungannya sama cerita sebelum-sebelumnya,
ada kucing yang selalu masuk ke kamar salah satu penghuni, dan penghuni selalu di buat jengkel karena terkadang tuh kucing menghambat si penghuni beraktifitas..
"mpus..keluar iiihh..mpus aku buru-buru..heuheuheu..mpus.."
saya yang ada dikamar sebelah cuma bisa nyengir..ngedengernya..

dan ada juga fenomena, karena ni kostan kebanyakan akhwat berjilbab semua, terkadang ada ikhwan yang mungkin ada keperluan dengan salah seorang penghuni, atau mungkin ada kerabatnya yang dateng dan yang tersering adalah aa galon..
penghuni yang bersangkutan harus berteriak 
"ada ikhwan.." atau "ada aa galon yah.."

saya perhatikan seksama, pintu-pintu yang terbuka itu langsung tertutup..
..dretreeeett..jeblug..jeblug..jeblug

kaya ada komando tiarap....

semua pintu tertutup semua...
yang jadi kasian kalo ada yang sedang dikamar mandi,,
hha kasian ga bisa keluar..
terpaksa mendekam dulu disana beberapa saat.. sialnya kalo tuh ikhwan lama ternyata..

dan setiap malem selalu saja diiringi dengan sahutan aa delivery mulai dari cafe wangi, hipotesa, mie tektek dan lain-lain..
yang terkadang membuat jengkel..
karena sering banyak yang ga ngaku kalo pesen..
sampe aanya kesel, dan balik lagi.. karena terkadang pesenya lama membuat penghuni lama menunggu dan terkadang tidak jarang aa yang ketiduran..

kostan ini tempat menempa hidup banget lah..
belajar untuk mandiri,dimana ketika tidak ada air, kami semua nimba air dan terkadang beberapa penghuni mengungsi ke kostan yang lain..
dan hikmah-hikmah lainnya...


Senin, 02 Juli 2012

sekilas tentang DS kala itu


menginjakkan kaki di SMA 19 yang pada awal membuatku berencana untuk pindah sekolah..
tapi ternyata diurungkan niatnya,lalu sampailah pada serangkaian agenda untuk memilih extrakurikuler..

karena waktu itu ga mau ribet, jadilah pilih IKREMA..(karena dipikir2 paling cuma belajar ngaji..hhe)
at-taqwa dulu (dari depan)


ikrema kalau ada kumpul




halaman depan


sampai tiba pada rangkaian tarbiyah, pada mula pun sama seperti kalian (mungkin) kabur2an sampai dikejar2 (mulai ditungguin didepan kelas dan digerbang) pementornya..#tehsri (tepok jidat,kalau nginget yang satu ini, sampai suatu saat inget, bilang teh mau beli makanan dulu.. eh malah kabur pulang), #maapyateh

itu sekelumit mulanya..

hingga sebenarnya aku tak sadar tepatnya kapan aku bisa bertahan..
rangkaian yang lainpun banyak dari mulai tatsqif yang rutin, kajian, dll hingga pada mengemban amanah yang berjenjang mulai dari pemula,pengurus inti dan SC pun dijalani..dulu tak menyadari akan proses ini, sekarang disadari atau tidak,,luar biasa jenjang itu mengajarkan banyak hal mulai dari tataran teknis hingga tataran konsep..

belajar tentang LDO,LDK dll
yang didalamnya teknik sidang,manajemen proposal, manajemen rapat, manajemen waktu, manajemen organisasi dll

sampai suatu ketika tiba sampai rangkaian LPJ..
ngenesnya di suruh direvisi sama kg idzma..
hmm..#belajar lagi,(itu hikmah saat ini,dulu mah rada gimana gitu..pas disuruh di revisi)

suasana rujax party

pak susanto aja ikut rujakan
itu cerita tentang organisasinya..
sekarang sisi yang lain,banyak sekali kegiatan diluar yang lain, mulai dari rujax party, ngaliwet party, beberes(biasanya kalo yang ini pada kabur duluan)..
rihlah&out bond mabit dll..
masih ingat dengan out bond yang di sekolah alam bandung?yang kita alumni sampai bilang ini anak ROHIS atau PA..#medanterjalbangeeeeettttt
(alumni dikerjain)

rihlah ke pondok hijau,..ke dago pakar and maribaya?#jalandaridagosampaipakar(itu tangguh banget)
rute ke pondok hijau

naik ke panok hijau

games di pondok hijau


serta kegiatan lain menyiapkan acara mulai dari idul qurban, GARIS MUDA(Gema Rohani Islam Mujahid Muda), ZOMBIE( Zona Muda Bergaul Islamie)..mnghadirkan pemateri,trainer hingga tim nasyid yang terkenal..itu pengalaman yang luarrr biasa #menurut saya..
ahsan nasyid di acara GARIS MUDA
peserta akhwat GARIS MUDA 


peserta ikhwan GARIS MUDA

kegiatan itu begitu menghidupkan jiwa #seriusan
saking menjiwai, pulang sekolah jam2 betah aja tuh di mesjid sampai jam 5..

yah rangkaian itu begitu membekas,begitu lekat dalam ingatan..
karena masih ingat, dulu boro2 ngerti apapun.. sekarang sudah mulai bertambah(walaupun masih banyak yang harus dipelajari lagi)

merasakan bagaimana indahnya tersentuh oleh islam..

hingga pada akhirnya sampai kita dirangkaian DPS..(Dauroh Pasca Sekolah)
dulu pernah bernazar kalau keterima di ITB bakal sering kesekolah..
takdir Allah menempatkanku dijatinangor..
sudah kucoba membagi waktu dan tidak mempermasalahkan jarak..
kucoba 1 tahun, tapi tak optimal banyak yang terdzolimi termasuk tarbawi..

setelah berkonsultasi dengan banyak pihak sementara waktu aku beralih tugas sebentar..
hingga waktu itu tiba aku kembali "berjuang untuk perubahan besar"#tagline DS